10 Aktivitas Asyik di Akhir Pekan Bersama Anak

Semangat pagi Sahabat Pembaca, selalu sehat, jaga kesehatan, jaga jarak, selalu pakai masker, hindari kerumuman, dan selalu terapkan protokol kesehatan di mana pun berada.

Masih harus kita ingat bahwa pandemi belum berakhir. Walau sudah banyak tempat rekreasi yang dibuka, bukan berarti kita harus pergi ke tempat rekreasi untuk menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga.

Ingat, Covid-19 bisa ada di mana saja, demi keluarga, demi orang-orang tercinta, hindari bepergian ke tempat wisata atau tempat hiburan. Alih-alih demi keluarga, malah membahayakan keluarga.

Akhir pekan menyenangkan tidak harus pergi ke tempat wisata, kok. Di rumah pun, bisa menjadi akhir pekan berharga untuk anak. 

Setelah lima hari, Senin-Jumat, orangtua bekerja pagi hingga sore, selayaknya akhir pekan menjadi hari berharga untuk anak. Bingung akhir pekan nanti mau beraktivitas apa bersama anak.

Berikut ini 10 Aktivitas Asyik di Akhir Pekan Bersama Anak.

  1. Olahraga di rumah atau sekitar rumah

Di masa pandemi ini anak-anak terlalu banyak berdiam di rumah. Untuk anak-anak usia di bawah 6 tahun, terkungkung di rumah saja pasti sangat membosankan. Oleh karena itu, olahraga ringan di depan rumah atau sekitar rumah dapat menjadi aktivitas asyik yang bisa dilakukan di akhir pekan bersama anak. Olahraga ringan seperti senam di teras rumah, melakukan streching di depan rumah, lari pagi keliling perumahan, bermain sepak bola di halaman rumah, dan sebagainya. Selama pandemi masih berlangsung, olahraga sebaiknya menjadi prioritas aktivitas.

Bermain bola, bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

  1. Membacakan buku

Meskipun anak-anak sudah bisa membaca sendiri membacakan buku untuk anak bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan. Membacakan buku memiliki banyak manfaat, selain dapat menambah kosa kata anak, juga mendekatkan hubungan emosional antara anak dan orangtua. Apalagi untuk orangtua yang bekerja semua. Akhir pekan adalah waktu yang baik untuk mendekatkan jiwa dan raga pada sang buah hati. 

Membacakan buku bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

Baca jugaCara Menumbuhkan Minat Baca Anak

  1. Permainan tradisional

Ada banyak pilihan permainan tradisional yang bisa dilakukan bersama anak di akhir pekan. Tidak sulit mendapatkan peralatan permainan tradisional di zaman serba online. Sekali klik, barang yang diperlukan bisa langsung datang. Ada juga permainan tradisional yang tidak memerlukan alat, seperti permainan engklek, cukup dengan membuat garis-garis di halaman, permainan dapat langsung dilakukan. Permainan tradisional congklak, egrang batok, bekel, dan masih banyak lagi, bisa dipilih sesuai usia anak. Permainan tradisional pasti menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

  1. Mengerjakan pekerjaan rumah

Ada banyak pekerjaan  rumah yang bisa dilakukan bersama anak di akhir pekan. Mencuci kendaraan, memandikan hewan peliharaan, mencuci piring, dan bersih-bersih bersama bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan. Walau kadang, pekerjaan rumah malah jadi berantakan, intinya bisa  quality time bersama anak. 

Membantu pekerjaan rumah bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

  1. Berkebun

Jika di halaman rumah mempunyai lahan untuk berkebun, orangtua dapat mengajak anak berkebun. Tak ada halaman tanah pun, berkebun bisa dilakukan dengan menggunakan pot-pot tanaman. Anak-anak menyukai bermain tanah, jadi berkebun bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

Berkebun bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

  1. Membuat es krim

Kebanyakan anak menyukai es krim. Membuat es krim bersama anak bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan. Semakin canggihnya teknologi dan ilmu pengetahuan menjadikan apapun mudah untuk dilakukan. Seperti halnya  membuat es krim, tidak memerlukan keterampilan seorang ahli untuk membuatnya. Teknologi memudahkan kita membuat es krim dengan bahan bubuk es krim dan air dingin, es krim siap dibuat. Orangtua harus mencobanya, anak-anak pasti menyukai dan berharap akhir pekan akan cepat datang supaya bisa menghabiskan waktu bersama orangtuanya lagi.

Membuat es krim bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

  1. Bermain musik

Untuk orangtua yang suka bermain musik, yuk ajak anak bermain musik. Ini akan menjadi aktivitas asyik di akhir pekan. Gitar, piano, organ, drum, atau alat musik lainnya bisa digunakan menyesuaikan yang ada. Bahkan, supaya anak tertarik dan menyukainya, orangtua bisa membuat permainan musik dari benda-benda yang ada di dapur. 

Bermain musik bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

  1. Membuat prakarya 

Membuat sesuatu dari barang bekas, bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan. Sambil menghabiskan waktu bersama anak, orangtua bisa menyisipkan pesan pasa anak tentang pentingnya mendaur ulang sampah dan memanfaatkan barang bekas. Bersama anak, orangtua bisa membuat mobil-mobilan dari kotak bekas, membuat tempat pensil dari kemasan bekas kotak susu, dan sebagainya.

  1. Menonton film

Bagi keluarga yang suka nonton film, bisa menjadikan aktivitas menonton film menjadi aktivitas asyik di akhir pekan. Tentunya dengan memilih film yang cocok dengan usia anak. Film anak bisa menjadi cara orangtua menanamkan nilai-nilai baik.

  1. Melukis

Anak-anak  menyukai corat-coret warna, jadi kalau diajak melukis, anak-anak pasti menyukainya. Melukis bersama anak tidak perlu membayangkan hasil lukisan yang sempurna, hasilnya mungkin hanya berupa coretan-coretan dan membuat lantai kotor oleh cipratan cat. Di balik semua kekacauan itu, ada manfaat yang bisa dipetik, misalnya anak belajar warna, melatih motorik, merangsang kreativitas. melukis bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

Melukis bisa menjadi aktivitas asyik di akhir pekan.

Baca juga : Bebaskan Anak untuk Corat-coret Warna

Orangtua Bekerja Senin-Minggu

Bagaimana jika orangtua bekerja Senin-Minggu, karena bekerja dengan sistem shift? Meskipun bekerja dengan sistem shift, pasti ada satu hari libur, orangtua harus berikan waktu penuh untuk di rumah bersama anak. Waktu bersama anak, bukan tentang kuantitas, tetapi kualitas. Sedikit waktu saja lebih baik, daripada membiarkan anak keluyuran mencari tempat nyaman bermain untuknya sendiri. Masa anak-anak, hanya sebentar saja, jangan biarkan 6 tahun pertama dalam hidupnya berlalu begitu saja tanpa pendampingan orangtuanya. Orangtua bisa bekerja seumur hidup, tapi menjadi anak-anak hanya sekali saja seumur hidup. 

Yuk, berikan waktu berkualitas bersama anak!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *