10 Lomba 17 Agustusan Terpopuler

Pandemi Covid-19 belum berakhir, Sahabat. Tepat di hari Kemerdekaan RI ini saya mengecek data terakhir jumlah yang terkonfirmasi Covid-19, wowwww, jumlahnya semakin tinggi. Berikut ini hasil tangkapan layar tentang data terkini dari www.kompas.com/covid-19. (tanggal 17 Agustus 2020, pukul 20.41 wib)

Sumber: www.kompas.com/covid-19

DKI Jakarta kini menduduki urutan pertama, Sahabat. Duh walau saya kini tinggal di Depok, tapi saya masih merasa warga DKI Jakarta karena KTP belum pindah. Lagi pula Depok dan DKI Jakarta dapat diibaratkan jaraknya hanya selangkah saja.🤔

Melihat data itu, saya meminta sekaligus memaksa Sahabat untuk selalu pakai masker ketika keluar rumah, apalagi jika harus mengunjungi kerumuman.

PAKAI MASKERMU, JANGAN LUPA!

Walau hari ini tanggal 17 Agustus, Hari Kemerdekaan RI ke-75, tetapi tidak ada perayaan yang ramai-ramai karena pandemi belum berakhir. Upacara di Istana Negara dilakukan terbatas dan banyak yang hadir secara virtual.

Tapi walaupun tidak ada keramaian, bolehlah saya membagikan informasi tentang lomba-lomba yang biasanya dilakukan untuk memperingati hari kemerdekaan RI, 17 Agustus. Mudah-mudahan tahun depan saat HUT RI ke-76, lomba-lomba 17 Agustus bisa dilaksanakan.

Yuk mari, Sahabat simak 10 lomba 17 Agustus paling populer.

1. Balap karung
2. Makan kerupuk
3. Paku dan botol
4. Panjat pinang
5. Pukul bantal di air
6. Tarik tambang
7. Joget balon
8. Koin jeruk
9. Koin air
10. Bakiak

Untuk penjelasan setiap lomba, Sahabat bisa membacanya langsung di buku 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat yang saya tulis beberapa tahun lalu. Jangan khawatir, Sahabat tidak perlu membeli bukunya, klik BUKU ASKALIN DIGITAL Sahabat bisa membacanya secara gratis.

Di buku 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat Sahabat tidak hanya mendapat pengetahuan 10 jenis lomba 17 Agustusan, ada 40 lomba lain yang bisa Sahabat ketahui. Selain itu, di buku 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat ada 50 permainan tradisional dari berbagai daerah di  Nusantara.

Sahabat, tetap waspada, pandemi belum berakhir, tetap lakukan protokol kesehatan yang seharusnya, jangan ngeyel, demi kebaikanmu, kebaikan keluargamu, kebaikan lingkunganmu, sekaligus kebaikan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *