Sahabat Penulis: Sedikit Catatan dari Bristol dan Karya Literasinya

Sahabat Penulis: Sedikit Catatan dari Bristol dan Karya Literasinya

Tidak semua orang bisa punya kesempatan untuk tinggal di luar negeri. Sahabat penulis yang satu ini memiliki kesempatan baik untuk memboyong keluarganya tinggal di negeri yang dipimpin oleh seorang ratu, Ratu Elizabeth.

Jepretan kamera Mbak Tety Aprilia di Bristol, Inggris

Sebenarnya, baru sekilas saja saya mengenalnya, namun walau belum lama mengenal, saya tahu sekali jika sahabat penulis ini orang yang baik hati, supel, dan pasti disukai banyak orang. Saya mengenalnya ketika turut menjadi bagian dalam gerakan literasi nasional 2017 dan 2018, kami menjadi sama-sama penulis yang bukunya terpilih oleh Badan Bahasa dalam ajang sayembara dan penunjukan langsung, serta ajang lomba penulisan Ditpsd.

Teman-teman penulis GLN 2017 dan GLN 2018 pasti sudah mengenal sosoknya, kini dia dan keluarganya tinggal di Bristol, sebuah kota di Inggris. Meskipun tinggal jauh sekali dari Indonesia, rasanya teman-teman penulis dan teman-temannya di Facebook, termasuk saya juga, tidak merasa jauh. Kenapa? Karena setiap waktu dia selalu membagikan foto-foto indah dan cerita-cerita unik di Instagram dan Facebook-nya.

Foto-foto indah dari Bristol, jepretan Mbak Tety Aprilia

Dari sekian banyak ceritanya yang diunggah di Facebook-nya, saya tertarik dengan cerita tentang pembiasaan membaca bagi siswa sekolah dasar di Inggris. Anak keduanya kini bersekolah di Banneman Primary School. Nyata sekali, jika literasi menjadi perhatian penting bagi siswa sekolah dasar di Inggris. (Cerita lengkap tentang literasi sekolah di Bristol, Inggris, akan diunggah kemudian, catatan ditulis langsung oleh Mbak Tety)

Bagaimana dengan literasi baca di Indonesia? Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud telah membuat banyak sekali program untuk mengangkat semangat literasi baca di sekolah. Salah satu program literasi nasional dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Kebudayaan yang mengadakan Sayembara Penulisan Buku Bacaan yang mendukung gerakan literasi nasional. Selain Badan Bahasa, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mengadakan Lomba Penulisan Bahan Bacaan Sekolah Dasar tahun 2018.

Dua kegiatan di atas, mempertemukan saya dengan Mbak Tety. Salah satu karya buku Mbak Tety untuk GLN 2018 adalah sebuah fiksi tentang salah satu seni budaya Nusantara yaitu tari tradisional. Judulnya Cerita Tari dari Garut.

Saya tidak ingin menceritakan panjang lebar tentang buku Cerita Tari dari Garut ini. Jika ingin membaca, bisa baca langsung dengan mengunduh PDF dari buku Cerita Tari dari Garut di bawah ini.

Unduh PDF Cerita Tari dari Garut-TetyAprilia-wwwpaskalinacom

Setelah bertemu dengan Mbak Tety di acara GLN 2017 dan GLN 2018, selanjutnya saya bertemu di Solo, dalam acara Grand Final Lomba Penulisan Buku Bacaan Siswa SD Tahun 2018 pada hari Selasa dan Jumat tanggal 23 – 26 Oktober 2018 di Lor In Solo Hotel. Buku kami sama-sama masuk menjadi salah satu nominasi dalam lomba tersebut. Buku Mbak Tety berjudul Batik dan Jumputan Pewarna Alam.

Telah ada ratusan bahkan ribuan buku hasil berbagai lomba yang diadakan oleh lembaga pemerintah dan nonpemerintah. Buku karya Mbak Tety Aprilia salah satu, harapannya karya buku yang dihasilkan bisa mendukung literasi nasional. Dan yang lebih penting lagi sebenarnya adalah membudayakan literasi baca itu sendiri dalam lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat.

Fota saya, Mbak Tety, dan beberapa sahabat penulis di Keraton Solo

One thought on “Sahabat Penulis: Sedikit Catatan dari Bristol dan Karya Literasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *