Saya (Tak) Produktif Menulis

Melihat karya baru teman-teman penulis yang ada di sosmed, rasanya saya iri sekali. Betapa produktifnya mereka, kemana karya-karya saya?

Soal produktivitas menulis, tiga tahun terakhir ini saya merasa semakin kehilangan waktu untuk menulis. Dengan kata lain SAYA TAK PRODUKTIF MENULIS.

Ya, memang benar, saya tak produktif menulis. LALU, apakah saya benar-benar TIDAK menulis? Tentu tidak, saya tetap menulis. Saya menulis untuk diri saya sendiri dan saya juga sesekali menulis untuk di-share pada orang lain melalui website, buku, cerita, dan artikel.

Apa yang bisa saya lakukan dan dapatkan dari menulis?

Continue reading “Saya (Tak) Produktif Menulis”

Jungkir Balik Menjadi Momwriter, Tetapi Asyik

Menjadi ibu yang punya profesi sampingan penulis itu tidak mudah, harus pintar-pintar menyempatkan waktu untuk menulis. Apalagi jika sudah ada target yang ingin dicapai.

Belum lama ini ada peluang sebuah sayembara penulisan buku anak dengan tenggat waktu yang cukup mepet, 22 Februari 2019. Jika hanya tulisan, bisa saya kerjakan sendiri. Tetapi buku yang dilombakan harus menyertakan gambar ilustrasi, karena ini buku anak.

Saya pun mulai menghitung hari sejak saya mengetahui informasi lomba tersebut. Ilustrator paling tidak membutuhkan waktu 1 bulan untuk membuat gambar yang mendukung cerita. Otak saya mulai terus bekerja mencari ide untuk lomba ini.

Ide masih bergentayangan saja di sekitar kepala saya. Belum mendapatkan ide yang tepat rasanya. Namun, waktu terus berjalan, saya tidak bekerja sendiri nantinya, ada ilustrator yang perlu waktu banyak untuk menyelesaikan gambar.
Continue reading “Jungkir Balik Menjadi Momwriter, Tetapi Asyik”