Tema buku anak #Askalin (1) IBU

#temabukuanak yang pernah ditulis #Askalin #yukmenulis

Kebaikan seorang ibu (1)

Kebaikan seorang ibu terekam jelas dalam buku cerita bergambar berjudul “Terima Kasih Mama”. Buku ini terbit tahun 2011. Buku ini adalah kiprah pertama penulis dengan nama pena Askalin. Seterusnya buku-buku anak yang ditulis oleh penulis menggunakan nama pena Askalin.
Proses penulisan buku ini amat singkat, hanya dalam waktu dua jam saja. Tiba-tiba muncul ide menulis sesuatu tentang ibu.

Ibu setiap hari mengantarkanku ke sekolah
Ibu membuatkan aku sarapan
Ibu menemaniku saat aku sakit
Ibu menenangkan aku saat ada petir

Dan masih banyak lagi ungkapan betapa baiknya ibu, hingga akhirnya jadilah satu naskah. Lalu, langsung dikirim ke redaksi Bee Media. Beberapa bulan berlalu, redaksi mengabari kalau naskah itu akan diterbitkan.

image

Jika ada yang ingin memiliki buku ini, pasti sudah sulit ditemukan di toko buku. Jika ingin membeli, bisa menghubungi penulisnya langsung di sms/wa 085697602414.

Terima kasih

Salam, Askalin

Aku Bisa Sendiri, Bunda!!!

“Bunda, aku bisa mandi sendiri.”
“Bunda, aku ga mau disuapin. Aku bisa makan sendiri.”
“Bunda, aku mau pakai baju sekolah sendiri.”
Kira-kira seperti itu kata si kecil yang sudah mulai bisa melakukan banyak hal sendiri. Tapi hal itu kadang tidak disadari orangtua.
“Bunda yang suapin ya, supaya cepat dan tidak mengotori baju sekolahmu.”
Orangtua bisa saja berkata demikian, dengan alasan supaya cepat dan tidak mengotori pakaian. Padahal hal itu menjadikan orangtua mengabaikan proses belajar anak tentang kemandirian.
Anak usia dini (TK/PAUD) sudah bisa melakukan banyak hal sendiri, misalnya memakai baju seragam, memakai kaoskaki dan sepatu, makan sendiri, mandi sendiri, dan sebagainya. Kemandirian anak usia dini ini tentunya tidak terlepas dari bimbingan dan pendampingan dari orangtuanya.
Buku Seri Tania: Aku Bisa Sendiri adalah sebuah picture book yang mengajak anak untuk melakukan banyak hal sendiri tanpa bantuan orang lain. Diharapkan buku ini dapat membantu anak menjadi lebih mandiri dalam kehidupan sehari-harinya.

SERI TANIA: AKU BISA SENDIRI
ISBN: 978-979-29-4452-5
Penulis: Askalin
Ukuran⁄Halaman: 19×19 cm² ⁄ iv+24 halaman
Tahun Terbit: 2015
Berat: 45 gram
Harga: Rp 22.000,-   
Diskon 20% beli di www.andipublisher.com
Harga Diskon: Rp 17.600,-
 

image

Sinopsis

Menjadi anak yang mandiri, tentu hal mudah yang dilakukan. Buktinya, Tania bisa melakukan banyak hal secara mandiri lho. Tania bisa membereskan tempat tidur, memakai baju sendiri, makan tanpa disuapi, dan masih banyak lagi. Penasaran kan dengan kelanjutan cerita dari Tania yang mandiri ini. Yuk temukan hal lain yang bisa dilakukan Tania secara mandiri dalam buku “Aku Bisa Sendiri”
Bagaimana denganmu, apakah kamu anak mandiri?

Bunda Writer (1): Menulis di waktu yang pendek

Saat ini saya memiliki kesibukan baru yang akan dijalani selamanya, yaitu seorang ibu. Hmmm ternyata mengurus buah hati itu luar biasa menyenangkan. Saking menyenangkannya jadi lupa pada hal lainnya, misalnya waktu untuk menulis, paling tidak menuliskan ide-ide yang berseliweran di kepala. Karena keasyikan menimang sang buah hati, ide-ide melintas begitu saja dan hilang ditelan waktu.

Waktu jeda mengurus buah hati yang saya rasakan semakin pendek saja, haruslah benar-benar saya manfaatkan jika saya masih ingin eksis menulis. Walau awalnya hanya menyempatkan menulis ide-ide saja. Selanjutnya saya bisa menulis naskah secara utuh dalam beberapa hari.
image

Sang buah hati yang sedang lucu-lucu seakan mengikat semua ibu untuk senantiasa memperhatikannya walau sedang tidur sekali pun. Awal-awalnya, itu yang saya lakukan. Saat sang buah hati tidur, saya tak bisa bergerak jauh darinya, menatapnya saat tidur adalah menyenangkan. Ah, tapi saya tidak boleh seperti itu terus. Saya ingin buku-buku saya nanti juga bisa dibaca dan bermanfaat untuk sang buah hati. Saya harus berubah. Saya harus memenej waktu saya yang sedikit diantara waktu mengurus buah hati yang belum lama lahir.

Setahun lalu saya sudah memutuskan berhenti menjadi karyawan penerbitan dan akan menulis di rumah sekaligus mengurus sang buah hati. Saya kembali menguatkan niat itu dalam batin saya. Saat saya mempunyai niat itu, sang buah hati belum lahir, nah sekarang dia sudah lahir. Situasi yang dialami ternyata berbeda ya, sang buah hati begitu menggoda untuk selalu dilihat dan tak pernah sedetikpun ditinggalkan. Jadi, niat untuk menulis harus kembali diasah.

Setelah niat menulis itu muncul, masalah selanjutnya yang muncul adalah kapan waktu menulis yang tepat. Saya harus memberi ASI eksklusif sehingga waktu seakan habis untuk sang buah hati. Saat sang buah hati tidur, ada saja yang harus dikerjakan hingga akhirnya waktu habis begitu saja. Saat mau mulai buka laptop, sang buah hati keburu bangun minta diberi ASI. Kemudian saya menemukan waktu yang tepat untuk menulis, yaitu malam hari hingga dini hari. Di waktu itu, sang buah hati terlelap tidur, sehingga saya bisa membuka laptop atau menulis di tab atau menulis di kertas. (Ditulis oleh Askalin)

Naskah Ditolak, ah ga sakitnya tuh di sini!!

Naskah ditolak oleh penerbit atau media cetak, rasanya tuh sakit banget. TAPI sakitnya kayak digigit semut, terasa 5 sampai 10 menit setelah itu tak berasa apa-apa. Naskah yang ditolak mau ditangisi seperti apa pun, tak akan mengubah apa-apa, ditolak ya ditolak. Masih untung naskah itu dikembalikan sehingga tidak menjadi onggokan kertas bekas pembungkus cabe di pasar yang harganya sedang meroket.
Naskah yang ditolak itu, trus mau diapakan? Biarkan saja sehari dua hari atau dua minggu, baru kemudian lihat kembali secara bijak, apa alasan naskah itu ditolak. Tak perlu berpikiran negatif pada redaksinya, tak perlu mencari-cari alasan pembenaran jika naskah kita luar biasa bagus. Cobalah terima segala kritik dari naskah kita yang ditolak itu.
Kemudian JANGAN TAKUT untuk mencoba lagi mengirim naskah ke penerbit atau media cetak yang pernah menolak naskah kita. YAKIN pasti dari 5 hingga 10 naskah yang dikirim pasti akan ada yang DITERIMA.
Sesuai pengalaman saya mencoba mengirim 5 penawaran naskah ke sebuah penerbit. Penawaran 1 sampai 4 ditolak. Penawaran ke 5 akhirnya diterima. (Horeeeeee)
Jadi kuncinya adalah
Naskah DITOLAK, tidak masalah, satu naskah ditolak, coba lagi lagi dan lagi. Ditolak adalah proses kita menuju diterima. Ditolak juga proses kita belajar menulis. Sampai kapan pun penulis akan terus belajar menulis.

Manfaat membaca buku

Membaca buku bukanlah kegiatan hiburan belaka. Membaca buku itu banyak manfaatnya. Di hari Hari Buku Nasional 17 Mei ini, saya ingin membagi empat manfaat membaca buku.

Sebelumnya saya ucapkan

SELAMAT HARI BUKU NASIONAL

Jadikan membaca menjadi salah satu budaya keluarga Anda

Empat manfaat membaca buku adalah

1. Mengurangi stres

The Journal of Psychosomatic pernah membuat penelitian bahwa membaca adalah cara terbaik untuk mengurangi stres. Dr David Lewis dari University of Sussex, Inggris, menuliskan bahwa membaca buku bahkan lebih baik dari mendengarkan musik, bermain game, atau berjalan-jalan dalam mengurangi stres. Manfaat membaca juga disejajarkan dengan olahraga dan Tai Chi yang efektif menghilangkan stres.

 

2. Mempertahankan daya ingat

Para ilmuwan melaporkan bahwa aktif membaca juga dapat menjaga otak dalam kerja kognitif pada usia tua. Dalam sebuah penelitian dilaporkan bahwa hampir 300 orang yang suka membaca juga memiliki tingkat kognitif 30 persen lebih baik dari yang jarang membaca. Selain itu, mereka yang aktif membaca berisiko lebih rendah mengalami pikun dibandingkan dengan yang tidak melakukan aktivitas yang melibatkan otak.

 

3. Mencegah Alzheimer

Sebuah studi yang dilaporkan oleh National Academy of Science, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang-orang yang menggunakan kemampuan kognitif secara optimal pada usia pertengahan berisiko lebih rendah menderita Alzheimer. Peneliti juga menjelaskan aktivitas kognitif, termasuk membaca dan bermain catur, merupakan latihan otak yang terbaik dalam mencegah degenerasi kognitif pada otak.

 

4. Membuat tidur lebih berkualitas

Jika membaca bisa membuat rileks, tidur Anda akan lebih berkualitas. Menurut data dari National Sleep Foundation, mengurangi stres saat hendak tidur dengan membaca buku yang menarik adalah teknik yang bagus.

Sumber:http://m.tempo.co

 

Sumber:

 

Seri Anak Rajin – Yuk, Bantu Ortu di Rumah

Seri Anak Rajin – Yuk, Bantu Ortu di Rumah

Pagi ini Ema dan Bimo bangun lebih pagi.Padahal hari ini mereka tidak sekolah karena hari Minggu. Mereka sudah mandi dan siap bertempur.Melihat Ema dan Bimo, ayah pun jadi heran. Memangnya ada apa ya? Siap bertempur untuk apa?

Ooh ternyata hari Minggu ini ada acara bersih-bersih bersama. Ibu Ema sebagai komandan langsung membagi tugas untuk Ema, Bimo, dan ayah. Apa ya kira-kira tugas Ema dan Bimo? Apakah mereka bisa menyelesaikannya dengan baik? Yuk, simak kelanjutan ceritanya.

seri anak rajin

Judul: Yuk, bantu ortu di rumah
Penulis: Askalin
Harga: Rp 23.000
Terbit: November 2013

SMS ORDER 08159898723

ingin dapat diskon 20% klik link di bawah ini
http://andipublisher.com/produk-1213004992-seri-anak-rajin-yuk-bantu-ortu-di-rumah.html

Permainan Tradisional (Permainan Rakyat)

Permainan Tradisional (Permainan Rakyat)

Adakah di antara Anda sekalian yang tidak tahu apa saja permainan yang termasuk dalam permainan tradisional? Ingin tahu ada apa saja permainan tradisional itu, Anda bisa mengetahuinya dalam buku ini

Judul: 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat Hanya Ada di IndonesiaKover (100 Permainan)
Penulis: Askalin
Penerbit: Nyo-nyo (imprint penerbit Andi)
Cetakan: November, 2013

Sedikit info berikut ini 10 permainan tradisional atau permainan rakyat

1. Congklak
2. Egrang Bambu
3. Egrang Bathok Kelapa
4. Yoyo
5. Bekel
6. Lompat Tali
7. Benthik
8. Gobak Sodor
9. Gasing
10. Kasti

Masih ada 40 jenis permainan tradisional atau permainan rakyat

Tidak hanya 50 Permainan tradisional atau permainan rakyat, dalam buku ini ada 50 Perlombaan yang biasa dimainkan dalam peringatan 17 Agustusan.

Ingin membeli buku ini? Dapat di Toko Buku Gramedia, dan Toko Buku Online berikut ini

www.bukabuku.com

www.andipublisher.com