Jangan Melanggar Lalu Lintas

Jangan melanggar lalu lintas

Jangan kaget ketika anak sudah memiliki buku ini, dia akan mengingatkan Anda, orang dewasa, untuk tidak melanggar lalu lintas. Ketika Anda tak bisa mengingatkan diri Anda sendiri untuk tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas, dengarkan peringatan dari anak Anda. Jangan melanggar rambu-rambu lalu lintas. #askalin, penulis Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas.
***

Berbicara tentang rambu-rambu lalu lintas, berarti kita berbicara tentang peraturan berlalu lintas di jalan raya. Rambu-rambu lalu lintas merupakan tanda-tanda peringatan bagi pengendara kendaraan yang melaju di jalan raya dan pengguna jalan lain seperti pejalan kaki. Rambu-rambu lalu lintas ini diatur sedemikian rupa supaya pengguna jalan tidak mengalami kecelakaan.
Rambu-rambu lalu lintas yang paling menonjol yaitu “traffic light” atau sering kita sebut “lampu merah”.Kita sering menjumpai lampu merah di mana-mana. Namun sayangnya, kita juga masih sering melihat pengguna jalan raya yang melanggar traffic light yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. Kesadaran masyarakat untuk menaati rambu-rambu lalu lintas sangat kecil, padahal melanggar lalu lintas bisa membahayakan nyawa diri sendiri dan juga orang lain.
Orang dewasa sudah paham keberadaan rambu-rambu lalu lintas di jalan raya, namun mereka seakan tidak peduli. Dengan alasan takut terlambat dan seribu satu alasan lain, orang dewasa memilih untuk melanggar rambu-rambu lalu lintas.
Apakah kita akan membiarkan anak-anak kita kelak juga menjadi pelanggar peraturan rambu-rambu lalu lintas? Apakah kita akan membiarkan anak-anak kita membahayakan dirinya dan orang lain karena melanggar rambu-rambu lalu lintas?
Tentu saja jawabannya TIDAK

IMG_20140904_233427

Kesadaran untuk menaati rambu-rambu lalu lintas perlu ditanamkan sejak anak usia dini. Caranya? Buku Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas dapat membantu anak mengenal rambu-rambu lalu lintas. Buku ini disajikan dalam bentuk cerita yang dipadu dengan berbagai aktivitas yang disukai anak, seperti mewarnai dan memasangkan gambar. Tokoh Nora dalam buku ini akan mengajak anak masuk dalam ceritanya sambil mengenal berbagai rambu-rambu lalu lintas. Anak tidak akan merasa digurui sehingga pengenalan rambu-rambu lalu lintas lebih mengena pada ingatan anak.
Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas merupakan buku aktivitas, sehingga anak dapat mengerjakan langsung semua aktivitas mewarnai atau memasangkan gambar dalam buku. Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas merupakan buku cerita yang berisi tiga cerita Nora. Dalam ketiga cerita Nora itu tersisip berbagai pengenalan Nora terhadap rambu-rambu lalu lintas.
Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas dapat dibeli dengan harga Rp 29.000. Harga yang cukup murah untuk manfaat besar yang diperoleh anak.
Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas bisa dibeli di toko buku gramedia seluruh Indonesia. Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas juga dapat diperoleh di toko buku online www.andipublisher.com, www.bukabuku.com, dan tb online lainnya.
Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas juga bisa dibeli langsung di penulisnya #askalin dengan sms/wa di 08159898723.

Judul : Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas
Penulis : Askalin
Penerbit : Rainbow (Andi Publisher)
Tebal : 40 halaman
Ukuran : 20 x 28 cm
ISBN : 978-979-29-4247-7
Terbit : 20 Agustus 2014
Harga : Rp 29.000
Bisa dibeli di tb gramedia dan tb online
www.andipublisher.com
www.bukabuku.com

IMG_20140904_233427

 

Manfaat membaca buku

Membaca buku bukanlah kegiatan hiburan belaka. Membaca buku itu banyak manfaatnya. Di hari Hari Buku Nasional 17 Mei ini, saya ingin membagi empat manfaat membaca buku.

Sebelumnya saya ucapkan

SELAMAT HARI BUKU NASIONAL

Jadikan membaca menjadi salah satu budaya keluarga Anda

Empat manfaat membaca buku adalah

1. Mengurangi stres

The Journal of Psychosomatic pernah membuat penelitian bahwa membaca adalah cara terbaik untuk mengurangi stres. Dr David Lewis dari University of Sussex, Inggris, menuliskan bahwa membaca buku bahkan lebih baik dari mendengarkan musik, bermain game, atau berjalan-jalan dalam mengurangi stres. Manfaat membaca juga disejajarkan dengan olahraga dan Tai Chi yang efektif menghilangkan stres.

 

2. Mempertahankan daya ingat

Para ilmuwan melaporkan bahwa aktif membaca juga dapat menjaga otak dalam kerja kognitif pada usia tua. Dalam sebuah penelitian dilaporkan bahwa hampir 300 orang yang suka membaca juga memiliki tingkat kognitif 30 persen lebih baik dari yang jarang membaca. Selain itu, mereka yang aktif membaca berisiko lebih rendah mengalami pikun dibandingkan dengan yang tidak melakukan aktivitas yang melibatkan otak.

 

3. Mencegah Alzheimer

Sebuah studi yang dilaporkan oleh National Academy of Science, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang-orang yang menggunakan kemampuan kognitif secara optimal pada usia pertengahan berisiko lebih rendah menderita Alzheimer. Peneliti juga menjelaskan aktivitas kognitif, termasuk membaca dan bermain catur, merupakan latihan otak yang terbaik dalam mencegah degenerasi kognitif pada otak.

 

4. Membuat tidur lebih berkualitas

Jika membaca bisa membuat rileks, tidur Anda akan lebih berkualitas. Menurut data dari National Sleep Foundation, mengurangi stres saat hendak tidur dengan membaca buku yang menarik adalah teknik yang bagus.

Sumber:http://m.tempo.co

 

Sumber:

 

Seri Anak Rajin – Yuk, Bantu Ortu di Rumah

Seri Anak Rajin – Yuk, Bantu Ortu di Rumah

Pagi ini Ema dan Bimo bangun lebih pagi.Padahal hari ini mereka tidak sekolah karena hari Minggu. Mereka sudah mandi dan siap bertempur.Melihat Ema dan Bimo, ayah pun jadi heran. Memangnya ada apa ya? Siap bertempur untuk apa?

Ooh ternyata hari Minggu ini ada acara bersih-bersih bersama. Ibu Ema sebagai komandan langsung membagi tugas untuk Ema, Bimo, dan ayah. Apa ya kira-kira tugas Ema dan Bimo? Apakah mereka bisa menyelesaikannya dengan baik? Yuk, simak kelanjutan ceritanya.

seri anak rajin

Judul: Yuk, bantu ortu di rumah
Penulis: Askalin
Harga: Rp 23.000
Terbit: November 2013

SMS ORDER 08159898723

ingin dapat diskon 20% klik link di bawah ini
http://andipublisher.com/produk-1213004992-seri-anak-rajin-yuk-bantu-ortu-di-rumah.html

Mengingat Kembali Berbagai Permainan Tradisional

Kover (100 Permainan)

RESENSI BUKUKU di Koran Jakarta, Rabu, 18 Des 2013

Judul Buku : 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat
Nama Penulis : Askalin
Ilustrator : SatuDuniaIde
Penerbit : Nyo-Nyo (Imprint Penerbit Andi)
Tahun : 2013
ISBN : 978-979-29-4003-9
Tebal  : vi + 90 halaman
Harga :  Rp45.000

“Jamuran yo gegethok. Jamur opo, yo gegethok. Jamur gajih bejijih sak oro-oro. Siro badhe jamur opo” (hal 31).

Kaum tua asal di Yogyakarta dan sekitarnya mungkin masih ingat atau pernah mendengar lagu dengan syair tersebut sebagai pengiring permainan jamuran. Anak-anak sekarang mungkin tidak lagi pernah mengdengar lagu tersebut.

Pada halaman 30-31 buku 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat ini dijelaskan mengenai permainan tradisional yang populer di Yogyakarta dan Jawa Tengah tersebut. Meski singkat, informasi yang disampaikan relatif jelas, mencakup waktu permainan, jumlah pemain, dan caranya.

Sebagaimana judulnya, buku ini mengenalkan atau tepatnya mengingatkan pembaca akan 100 jenis permainan dan perlombaan rakyat yang terdapat di Indonesia.

Angka 100 terbagi atas 50 jenis permainan tradisional dan 50 perlombaan agustusan. Kata “agustusan” merujuk pada pesta rakyat yang biasa digelar untuk memperingati HUT RI setiap 17 Agustus. Uraian permainan/perlombaan dilengkapi ilustrasi pendukung yang menggambarkan kepada pembaca bentuk permainan/perlombaan.

Ada juga permainan egrang bambu, benthik, engklek, senapan pelepah pisang. Di sini juga dijelaskan cara membuatnya. Misalnya, untuk membuat senapan dibutuhkan dua pelepah pisang dengan diameter 1,5 sentimeter dan panjang 90 sentimeter. Kemudian satu buah pelepah pisang dengan diameter 2,5 sentimeter dan panjang 50 sentimeter. Sediakan juga lidi bambu sepanjang 10 sentimeter untuk pasak dan pisau atau cutter (hal 27).

Selain jamuran, berbagai permainan lain dengan lagu adalah cingciripit, cublak-cublak suweng, dan sebagainya. Selain dalam bahasa Jawa, terdapat pula beberapa syair berbahasa Sunda dan Betawi. Contoh Cingciripit berbahasa Sunda (hal 31). Uraian lengkap 50 jenis permainan dapat ditemukan pada hal 3-48. Selain beberapa yang telah disebut, permainan yang diulas adalah congklak, yoyo, dan lain-lain.

Selanjutnya, pada halaman 48-89, pembaca dapat menemukan 50 perlombaan agustusan untuk individu dan kelompok. Adakalanya perlombaan individu bisa juga dimainkan secara kelompok seperti balap karung.

Dalam perlombaan biasanya banyak hadiah dari panitia/sponsor yang diperebutkan. Namun, dikatakan bahwa prinsipnya semua perlombaan bersifat hiburan karena cenderung seru, lucu, dan menegangkan sehingga menimbulkan tawa dan sorak-sorai penonton. Salah satu perlombaan yang relatif seru, lucu, dan menegangkan adalah “pukul bantal di air”.

Lomba pukul bantal dilakukan oleh dua peserta yang duduk berhadapan di bambu panjang sambil memegang bantal. Melalui aba-aba juri, peserta saling pukul bantal. Peserta yang jatuh ke air kalah. Tidak jarang kedua-duanya jatuh ke dalam air (hal 56).

Ada juga penjelasan mengenai peralatan, persiapan, dan tata cara perlombaan. Pada hal 50, misalnya, dijelaskan tentang lomba “pecahkan balon”. Peralatan yang dibutuhkan balon diisi air dan pemukul. Balon digantung dan dibentangkan pada dua tiang. Peserta ditutup matanya memegang pemukul berdiri di garis batas. Jarak garis batas dengan tempat balon kurang lebih 3 meter.

Kiranya buku ini berguna untuk menyosialisasikan kembali berbagai permainan tradisional yang hampir punah dan sebagai sarana menemukan inspirasi lomba bilamana pembaca berkesempatan menjadi panitia agustusan atau gathering.

Meski satu-dua permainan/perlombaan sebenarnya bukanlah asli tradisi/budaya Indonesia, sebagian besar memang biasa dimainkan rakyat. Beberapa perlombaan, seperti panjat pinang, bahkan menjadi kekhasan dalam pesta rakyat. Jadi tidak terlalu berlebihan jika pada subjudul buku ditambahkan kalimat “hanya ada di Indonesia”.

Diresensi Dwi Klarasari, lulusan Unika Soegijapranata, Semarang

INGIN MEMBELI BUKUNYA klik link berikut untuk mendapatkan diskon 20% dan diskon 15 %

www.andipublisher.com

www.bukabuku.com

 

 

Buku untuk Ayah

Buku kedua ASKALIN di tahun 2013

Buku ini mengalami proses yang sangat panjang. Awalnya buku ini hanya fokus untuk membahas perlombaan yang biasanya ada di acara 17 agustusan. Kita semua tentu tahu jika dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat sering mengadakan lomba-lomba.

Setelah berkali-kali keluar masuk penerbit (ditolak terus), akhirnya Penerbit Andi mau menerbitkan buku ini tetapi dengan menambah permainan tradisional. Hampir separo saya harus menambahkannya, mampukah? Akhirnya jadilah 50 permainan tradisional dan 50 perlombaan 17 agustusan.

Buku ini mulai saya tulis tahun 2008, lalu mendapat tambahan gambar tahun 2009, awal tahun 2013 ditambah 50 permainan tradisonal plus gambar, baru terbit akhir tahun 2013. Cukup lama sekali ya. Dulu saya sudah hampir putus asa, dan berniat menerbitkan sendiri buku ini.

Saya sangat ingin menerbitkan buku ini, karena buku ini saya dedikasikan untuk ayah saya tercinta yang sudah dipanggil Tuhan empat tahun yang lalu. Saya ingat betul, jika bulan Agustus tiba, ayah saya sibuk menghias pagar rumah dengan pernak-pernik 17 Agustusan. Ayah saya juga menggerakkan anak-anak SD untuk menghias sekolah dengan bendera merah putih. Dan ditanggal 17 Agustus pula, Ayah saya mengantar saya ke altar penikahan. (Sekarang dan setiap hari saya amat merindukannya)

Inilah buku itu buku yang saya dedikasikan untuk ayah saya, Richardus Yamrewav

Saya berharap buku ini membawa semangat di tahun 2014 dan membawa berkah melimpah.

100 permainan dan perlombaan rakyatJudul: 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat Hanya Ada di Indonesia

Penulis: Askalin

Penerbit: Nyo-nyo (imprint penerbit Andi)

Cetakan: November, 2013

Harga: Rp 45.000,-

Mau beli buku ini di penerbitnya dapat diskon 20% KLIK

Beli buku ini di penulisnya bonus tanda tangan 🙂 sms aja 08159898723

Tips Menulis (Anak SD)

Askalin ingin berbagi tips menulis untuk adik-adik pelajar SD.

Tips ini merupakan ringkasan dari buku Aku Mau Jadi Penulis.

Buat adik-adik yang ingin mengetahui lebih lengkap tentang menulis, Adik-adik bisa membaca di buku Aku Mau Jadi Penulis. Buku ini bisa adik-adik beli dengan harga Rp 60.000 di toko buku gramedia, toko buku online www.bukabuku.com dan toko buku lainnya.

aku mau jadi penulis

Tips menulis klik aja

Membaca dulu sebelum menulis

Menulis buku harian (diary)