Editing Buku Hukum Tebal 682 Halaman

Tahun 2018 lalu, saya diminta sebuah penerbit untuk mengedit buku hukum, tebalnya lebih dari 600 halaman. Bukan kerja sama baru, saya sudah pernah mengedit buku-buku dari penerbit itu.

Saya menyanggupi akan menyelesaikan editing dalam waktu 1 bulan. Tanggal 23 April 2018 naskah dikirim via pos-el dan tanggal 23 Mei 2018 naskah 600 halaman lebih hasil editing saya kirimkan melalui pos-el.

Hal terpenting dalam proses editing buku bagi saya adalah KETEPATAN WAKTU. Tenggat waktu yang disepakati harus ditaati, tidak boleh telat. Sekali saja tidak tepat waktu dalam menjalankan pekerjaan editing, sudah pasti akan membuat HILANG KEPERCAYAAN klien yang memakai jasa kita.

Berikut ini data buku hukum yang sudah saya edit. Buku ini sudah terbit tahun 2018.

Judul: Perdebatan hukum administrasi : sebuah kompilasi artikel hukum administrasi
Penerbit: Gramata Publishing
Pengarang: Enrico Simanjuntak
Editor: Paskalina Oktavianawati
Tahun: 2018
Tebal: 682 halaman
ISBN: 978-602-6972-36-1

Sumber gambar: www.hukumonline.com

Continue reading

Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018

Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018
Ketika akhir tahun, semua orang membuat refleksi, resolusi, rencana, harapan, dan berbagai hal lainnya. Kita kadang hanya mengucapkan, menulis, atau menyebut dalam hati saja, harapan dan mimpi di tahun 2018. 

Berikut ini sepuluh hal yang bisa kita lakukan menjelang akhir tahun dan menyambut tahun yang baru.
Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018

1. Membuat catatan kaledoskop

Seperti halnya acara televisi yang biasa menampilkan kaledoskop peristiwa tahun 2017, kita pun bisa membuat kaledoskop untuk diri kita sendirii. Bentuk kaledoskop bisa berupa kumpulan foto-foto atau kumpulan catatan perjalanan karier kita.
2. Membuat catatan refleksi

Akhir tahun adakah saat yang tepat untuk membuat catatan refleksi yang berisi evaluasi kita selama satu tahun. Dari refleksi kita akan muncul kekurangan yang patut ditinggalkan, ada juga kelebihan yang patut kita lanjutkan di tahun yang baru.
3. Membuat daftar keberhasilan tahun 2017

Untuk menyambut tahun 2018, baik juga jika kita membuat daftar keberhasilan yang dilakukan tahun 2017. Daftar keberhasilan itu bisa menjadi tolak ukur keberhasilan di tahun yang baru.
4. Mendaftar mimpi di tahun 2018

Setiap orang boleh mempunyai mimpi dan keinginan. Di akhir tahun ini ayolah mendaftar mimpi yang ingin diwujudkan di tahun 2018.
5. Mendaftar buku yang dibaca

Di zaman literasi membaca ini baik juga jika kita mendaftar buku-buku yang sudah dibaca tahun ini. Kualitas buku yang dibaca amat mempengaruhi kualitas hidup kita juga.
6. Membuat rencana kerja tahun 2018

Bagi karyawan mungkin sudah ada daftar rencana kerja tahun 2018. Tetapi, rencana kerja pribadi bisa dibuat sendiri, termasuk rencana mendapatkan pekerjaan di tempat yang lebih bagus. Bagi mereka yang bekerja di rumah, rencana kerja ini harus dibuat untuk menentukan arah dan tujuan kita di tahun yang baru.
7. Membuat rencana liburan akhir tahun

Rencana liburan akhir tahun bisa menjadi liburan keluarga yang menyenangkan, termasuk di dalamnya liburan ke kampung halaman alias mudik.
8. Mempersiapkan pesta tahun baru

Jika tak punya rencana liburan akhir tahun, mempersiapkan pesta tahun baru di rumah juga bisa menjadi liburan akhir tahun yang menyenangkan bersama keluarga.
9. Membuat daftar perubahan di tahun baru

Biasanya tahun baru juga menjadi momen perubahan menjadi lebih baik. Jadi kita bisa mendaftar hal-hal apa saja yang akan kita ubah menjadi lebih baik di tahun baru.
10. Membuat rencana bisnis

Selain mempunyai pekerjaan tetap, untuk menambah penghasilan baik juga jika kita membuat rencana bisnis. Siapa tahun baru ini menjadi tahun keberhasikan bisnismu dan bisa mengubahmu menjadi bos, tidak jadi karyawan lagi.
Selamat menyambut tahun yang baru, semoga kita menjadi lebih baik di tahun yang baru. Amin
Ditulis oleh paskalina askalin

ENCYCLOPEDIA ISLAM INTERNATIONAL

Ensiklopedia tentanencyc islam international1g Islam, lengkap, dengan ketebalan 1264 halaman tetap ringan, bisa dibawa kemana saja dengan mudah.

Ensiklopedia ini baik untuk menambah koleksi perpustakaan pribadi, perpustakaan sekolah, perpustakaan kampus, dan dapat menjadi salah satu sumber acuan dalam pemahaman tentang Islam.

Buku Baru (bukan second)

ENCYCLOPEDIA ISLAM INTERNATIONAL

Penulis: Iwan Gayo Glaxo
Tebal: 1264 halaman
Entry: 2558
Kertas: Book Paper ex Finlandia, ringan tidak silau
Kover: Hard cover spot UV

Berat: 2 kg

Ready stok

Harga: Rp 300.000,- (Free ongkir untuk wil jakarta)

Berminat?? silakan SMS ke 08159898723,
format sms ketik Ensiklo (spasi) nama dan alamat

encyc islam international encyclo islam inter - iwan gayo

Cerita Rakyat Jawa Tengah: Terjadinya Kota Magelang (Bagian Terakhir)

Pada waktu itu Sonta sedang menikmati balas dendamnya dengan senang hati. Sonta merasa gembira karena telah berhasil menyengsarakan pasukan Mataram dari penduduk desa tersebut. Bagi Kyai Keramat yang lagi menikmati istirahatnya, agak terkejut melihat Pangeran Purbaya beserta pengiringnya datang di rumahnya. Pangeran Purbaya memberitahukan bahwa kedatangannya ialah bermaksud memberi tahu bahwa pembuat malapetaka di desa itu adalah Sonta, abdi Kyai Keramat. Tentu saja Kyai Keramat gugup mendengar pemberitahuan dari Pengeran Purbaya. Menurut Kyai Keramat, Sonta itu seorang abdi yang lugu, yang tidak mempunyai keistimewaan.

Mendengar pembicaraan Pangeran Purbaya dengan Kyai Keramat tersebut, Sonta lari meninggalkan rumah Kyai Keramat. Kepergian Sonta itu diketahui Kyai Keramat dari bayang-bayang Sonta. Dikejarnya Sonta. Sesampai di suatu tempat terjadilah adu kekuatan antara Sonta dan Kyai Keramat. Ternyata Sonta itu penyamaran dari Jin Sepanjang. Dan Sonta lebih sakti daripada Kyai Keramat. Maka tewaslah Kyai Keramat. Sedang Raja Jin Sepanjang atau Sonta kabur meninggalkan tempat itu.

Pangeran Purbaya mengetahui perkelahian antara dua orang sakti tersebut, tidak dapat mencegahnya. Akhirnya jenazah Kyai Keramat dimakamkan di tempat perkelahian itu. Dan tempat tersebut sampai sekarang dinamai Desa Keramat.

Nyai Bogem melihat mayat suaminya, marahlah ia mengejar Sonta yang melarikan diri ke arah timur.

Ternyata Nyai Bogem dapat mengejar Sonta di suatu tempat. Terjadilah pertempuran antara Sonta dan Nyai Bogem. Karena kesaktian Sonta yang tidak tertandingi, tewaslah Nyai Bogem. Continue reading