Curhat Emak: Belajar di Rumah  yang Sesungguhnya

Kapan pandemi akan berakhir? Siapa yang bisa menjawabnya. Entahlah, mungkin sebulan lagi, setahun lagi, tiga tahun lagi, semoga segera berakhir hanya itu harapan tertinggi semua orang di dunia ini, pastinya. 

Rasanya ingin menikmati lagi, melihat anak-anak berangkat sekolah pagi dijemput oleh mobil jemputan, lalu siang hari pulang dengan senyum kelelahan anak-anak. Ah pandemi, segeralah berakhir. Amin amin amin.

Hari ini si Kakak tidak lagi ada kegiatan belajar jarak jauh. Semester satu telah berakhir dan 15 Desember nanti mengambil rapor. Tapi saya lihat, si Kakak masih belum sepenuhnya siap masuk ke SD. Walaupun masih ada semester dua tahun depan, persiapan untuk duduk di SD masih jauh. Si Kakak harus belajar ekstra untuk mempersiapkan diri duduk di tingkat SD. Jika keadaan normal, saya bisa cari kursus atau les untuk mempertajam kemampuannya. Tetapi dengan keadaan pandemi seperti ini banyak risiko yang harus dihindari. TETAP BERADA DI RUMAH adalah keputusan paling bijak untuk menjauh dari Covid-19.

Bunda Beraksi

Saya harus lakukan sesuatu. Saya harus membuat kelas khusus untuk si Kakak. Kelas intensif untuk belajar banyak hal mempersiapkan si Kakak duduk di bangku SD. 

Kelas membaca

Kelas membaca sudah dimulai sejak hari Sabtu, 28 November 2020. Pada kelas ini si kakak mempunyai tantangan 10 hari membaca buku beda-beda judul. Tujuan kelas ini melancarkan kemampuan membaca. Karena ini berupa tantangan, saya sudah menyiapkan reward kecil sebagai hadiah jika tantangan berhasil.

Kelas bahasa Inggris

Saya sendiri tidak pintar bahasa Inggris, tapi saya berusaha untuk mengerahkan segala kemampuan untuk membuat aktivitas-aktivitas permainan sekaligus belajar bahasa Inggris. Bagi saya ini tantangan juga, mempersiapkan aktivitas untuk belajar bukan perkara mudah, perlu waktu, perlu sabar, dan perlu kreativitas. Dalam kelas ini fokus saya memperkaya kosakata bahasa Inggris si Kakak.

Masih ada kelas lain yang lain, akan dicurhatin dalam tulisan selanjutnya.🤭

Tantangan di Rumah

Belajar di rumah atau beraktivitas di rumah dipandang orang hanya sebagai main-main. Ya memang bermain, saya membuat aktivitas bermain sambil belajar atau belajar sesuatu dari permainan. Tapi tidak semua orang paham, jika saya sedang mendidik anak saya melalui permainan yang dilakukan di rumah.

Terjadi Terjadilah

Mulai hari ini, Senin, 30 November 2020 saya mulai mengajak si Kakak untuk instensif belajar. Dengan segala gangguan yang ada, hari ini jam 11 baru bisa belajar intensif bersama Kakak. Puji Tuhan, belajar berlangsung baik. Kelas membaca pun sudah berjalan hari ke-3 dengan segala tantangan yang terjadi.

Harapannya besok bisa belajar lebih baik tanpa ada gangguan dari siapa pun atau apapun. Si Kakak bisa belajar dengan senang dan bahagia. Amin

#dirumahsaja #belajardirumah #belajarbersamabunda #curhatemak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *