Gadget, Asisten Pribadi yang Super Pintar

Kalau ada yang bertanya seberapa penting fungsi gadget bagimu? Sangat penting. Dimulai sejak bangun tidur hingga tidur lagi, gadget selalu menemani saya. Tidak hanya saya tentunya, semua orang saat ini tidak bisa lepas dari gadget. Tetapi ada perbedaan bagi setiap orang dalam memanfaat gadget.

Bukan, bukan untuk bermedia sosial, unggah foto, up date status, atau berhaha-hihi. Bagi saya gadget lebih penting dari hanya sekadar bermedia sosial.

Sebagai seorang ibu di rumah yang nyambi menulis, mengedit, dan melayout buku, gadget menjadi tongkat sihir yang tidak boleh kekurangan kuota. Gadget itu seperti asisten pribadi yang membantu menuliskan rencana-rencana dan mengatasi segala keribetan yang ada. Walaupun sebenarnya keribetan itu tetap ada, sambil menyuapi bocah, menemani bocah main, sekaligus sambil mendampingi si Kakak sekolah daring, gadget setia membantu pekerjaan saya tetap berjalan.

Saat di Kakak sekolah daring, Adek sibuk main, dan saya sibuk koordinasi via whatsapp dengan tim desain kover.

# Gadget untuk alarm

Sepertinya jam weker sudah tak lagi digunakan saat ini. Karena semua orang beralih ke alarm gadget. Termasuk saya tentunya. Bahkan weker kini hanya menjadi mainan anak  saya.

Alarm gadget tidak hanya digungkan untuk membantu saya bangun tidur. Lebih dari itu, alarm menjadi pesan pengingat segala macam aktivitas, seperti janjian bertemu, acara webinar, acara parent meeting sekolah, jadwal si Kakak ekskul, dan masih banyak lagi. Gadget menjadi asisten pribadi yang sangat pintar.

 

# Gadget untuk koordinasi pekerjaan

Seperti yang terjadi kemarin, saat saya ada pekerjaan pembuatan layout buku dan kover.

Deadline pengajuan sampel layout dan kover adalah besok, jadi tim desain harus segera menyelesaikan desain layout dan desain kover. Gadget menjadi alat koordinasi untuk pekerjaan saya. Saya ACC desain layout dan koreksi layout via  via Whatsapp. Lagi dan lagi, kesibukan pekerjaan bergabung dengan tanggung jawab ibu di rumah, memasak, mencuci, memandikan anak, menyuapi anak, dan mendampingi sekolah daring. Pada akhirnya, gadget menjadi asisten pribadi yang siap membantu.

 

# Gadget untuk menulis

Menulis menjadi kebutuhan sekaligus pekerjaan. Sejak memiliki dua bola (bocah lanang), gadget membantu saya menulis ide-ide naskah hingga menulis naskah. Dengan gadget saya bisa menulis kapan saja dan di mana saja sambil menemani bola-bola saya beraktivitas.

Saat menemani bola-bola bermain, saya sempatkan untuk menulis. Entah itu menulis ide naskah, menulis kerangka naskah, atau sekadar menulis kegiatan harian bola-bola.

Dalam catatan gadget saya, tersimpan banyak sekali ide naskah. Karena setiap kali ide muncul langsung saya catat. Beberapa ide langsung saya eksekusi menjadi naskah, yang kemudian saya kirim ke penerbit.

Selain untuk menulis naskah, saya juga menulis catatan harian tentang saya dan bola-bola. Kadang saya juga menulis artikel ringan untuk blog dan website saya. Ah, gadget memang luar biasa. Gadget menjadi asisten pribadi yang bisa diandalkan.

 

# Gadget untuk swalayan online

Sebagai ibu di rumah dan masa pandemi yang belum berakhir, membuat saya terbiasa dengan swalayan online. Saya katakan swalayan online karena saya bisa belanja apa saja melalui gadget di tangan.

Beberapa waktu lalu tukang sayur tiba-tiba menghilang, tidak muncul di depan rumah. Biasanya saya memesan sayur pada si Tukang melalui Whatsapp. Tepat di hari saya tidak memesan sayuran melalui Whatsapp, si Tukang sayur tidak muncul.

Si Tukang sayur tak muncul, tapi acara memasak tetap harus berjalan. Saya langsung ambil gadget, buka aplikasi jual beli, dan mulai pilih-pilih sayuran yang mau dibeli. Lalu dengan beberapa klik, sayuran akan siap dan diantar sampai di depan rumah saya. Luar biasa, tidak perlu repot keluar rumah, tidak perlu lelah mengangkat belanjaan, harga sayuran pun sama dengan harga ketika kita pergi langsung ke pasar. Malah kalau dihitung-hitung, pembelian sayuran melalui swalayan online lebih murah ketimbang harga di Tukang sayur.

Sayuran yang saya beli melalui swalayan online

Pandemi yang belum berakhir menjadi terasa lebih mudah dengan adanya gadget. Karena melalui gadget kita bisa membeli sapa saja.Gadget bisa membantu kita apa saja. Gadget menjadi asisten pribadi yang siap membantu.

# Gadget untuk sekolah daring

Si Kakak setiap hari, Senin – Jumat, masuk sekolah daring melalui zoom. Kadang menggunakan smartphone dan kadang menggunakan laptop. Gadget menjadi alat pendukung utama dalam aktivitas sekolah daring. Bahkan kini si Kakak yang masih kelas 1 SD meminta dibelikan smartphone. Saya katakan tunggu saja, kalau dapat rezeki, kita lihat-lihat smartphone di carisinyal.com. Si Kakak langsung minta untuk melihat smartphone di website carisinyal. Si Kakak langsung tunjuk-tunjuk smartphone yang diinginkannya. Saya hanya bisa menarik napas panjang. Kata si Kakak, “Bun, kita juga bisa beli laptop di Carisinyal.com.” Saya hanya bisa menggangguk setuju.

Gadget memang luar biasa, membantu aktivitas saya dan seluruh anggota keluarga di rumah, dari batita hingga lansia. Namun, tetap harus kita ingat bahwa gadget hanyalah alat, kita tetap harus bisa menguasainya dan memanfaatkannya dengan baik, bukan malah sebaliknya, kita yang dimanfaatkan oleh gadget.

 

Salam sehat selalu, Paskalina Askalin

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *