Mentransfer Kata Melalui Aktivitas Membaca

Di sini buku di sana buku
Di tengah ada anakku
Ayo bacakan buku bu ibu
Anak-anak jadi cinta buku

Buku di lemari di kursi ada
Korona kapan perginya
Ayo bacakan buku ayah bunda
Anak-anak menunggunya

Ah kok jadi berpantun segala ☺️
Apakah kabar Sabahat Pembaca yang terkasih, saya berharap Sahabat sekalian senantiasa sehat dan bahagia.

Hari ini adalah hari yang baik untuk memulai rencana baik yang mungkin ingin Sahabat kerjakan. Ya, awal bulan adalah awal yang baik untuk merencanakan sesuatu hal atau banyak hal.

Tepat hari pertama  bulan Agustus saya pun ingin membuat sebuah rencana yang saya harapkan dapat berjalan selama 31 hari ke depan. Saya ingin menulis tentang buku, semua hal bersama buku. Saya ingin menulis resensi buku, ulasan buku, buku rekomendasi, minat baca, buku favorit, manfaat membacakan buku, jenis-jenis membaca  buku, membaca nyaring, membaca cepat, merawat buku, dan sebagainya tentang buku.

Kenapa ingin menulis tema ini? Ada dua alasan, pertama saya ingin memaksa diri saya sendiri untuk membaca buku. Dengan membaca buku saya bisa berbagi informasi melalui resensi atau ulasan buku. Kedua, karena buku bisa mengubah segalanya melalui aktivitas membacakan buku untuk anak. Buku bisa mentransfer jutaan kata ke dalam otak anak melalui aktivitas membacakan buku. Pengalaman itu yang ingin saya bagikan dalam tulisan.

Mentransfer kata melalui membaca bisa dilakukan oleh orangtua mana pun. Caranya hanya dengan membacakan buku setiap hari. Tidak perlu terlalu banyak buku, cukup hanya dengan 1 buku setiap hari, atau kapan pun bisa membacakan buku.

Apa bedanya membaca buku dan membaca nyaring? Tidak berbeda, bagi saya membaca nyaring dan membaca buku itu sama. Membacakan buku pada anak pasti menggunakan teknik membaca nyaring. Tidak mungkin membacakan  buku untuk anak dengan teknik membaca sekilas atau membaca cepat, apalagi membaca tanpa suara. (Tentang membaca nyaring akan saya bahas khusus)

Satu hari satu buku
Satu bulan tiga puluh buku
Setahun tiga ratus enam puluh buku
Satu buku ada berapa kata?

Diandaikan ada 500 kata dalam satu buku, maka ada 180.000 kata yang sudah ditransfer ke dalam otak anak selama satu tahun. Itu hanya perhitungan rata-rata, setiap buku tentu memiliki jumlah kata berbeda, ada yang di bawah 100 kata, ada pula yang di atas 5.000 kata.

Itu jika anak hanya mau dibacakan satu buku sehari, bagaimana jika anak mau dibacakan tiga, lima, atau sepuluh buku setiap hari. Tak terhitung lagi berapa kata yang sudah ditransfer ke dalam memori otaknya.

Sahabat Pembaca terkasih, jika Anda orangtua, ayo bacakan buku untuk anak, sekali pun anak Anda sudah lancar membaca. Tak ada kata terlambat untuk membacakan buku.

Tulisan saya hari ini saya tutup dengan sebuah kalimat indah ini yang saya temukan dalam buku The Read-Aloud Handbook Membacakan Buku dengan Nyaring Melejitkan Kecerdasan Anak yang ditulis oleh Jim Trelease.

Tidak banyak anak-anak yang belajar mencintai buku dari dirinya sendiri. Harus ada orang yang memancing mereka masuk ke dalam dunia bahasa tertulis yang indah; seseorang harus menunjukkan jalan pada mereka.
Orville Prescott, A Father Reads to His Children

#membacanyaring #membacabuku #paskalinaaskalin #readaloud #manfaatmembaca #ayomenulis #ayomembaca #literasibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *