Menulis Buku Kisah Inspiratif Satu Bulan Satu Buku

Sejak zaman jadi mahasiswa di Kota Gudeg, saya paling suka jajan buku Chicken Soup for the Soul. Ada cukup banyak seri buku Chicken Soup for the Soul yang saya miliki ketika itu. Hingga akhirnya hijrah ke Ibukota, kebiasaan membaca Chicken Soup for the Soul masih dilakukan. Bahkan hingga sudah memiliki 2 bocah lanang, keinginan membeli buku Chicken Soup for the Soul masih terus ada.
Ini buku Chicken Soup for the Soul terakhir yang saya beli (beberapa tahun lalu), judulnya Chicken Soup for the Soul Ibu Hebat.

Chicken Soup for the Soul ini saya baca belum tuntas hingga sekarang. Saya baca loncat-loncat sesuai keinginan.

Chicken Soup for the Soul adalah buku yang berisi kisah inspiratif dari banyak orang. Kisah mereka bukan sebuah cerita yang bombastis dan langka terjadi, melainkan kisah sehari-hari yang mungkin juga pernah kita alami.
Ketika saya membaca kisah dalam Chicken Soup for the Soul, saya seakan mendapat suntikan semangat untuk kembali bangkit. Saya menjadi seperti punya teman yang sama-sama punya kepenatan atau kebosanan menjalani rutinitas. Saya tidak sendirian.

Baca juga: Buku Persiapan Masuk SD: Rencana Buku Baru 2022

Setelah banyak membaca buku kisah inspiratif, saya ingin menulis kisah inspiratif. Tapi, pasti tidak seru kalau buku kisah inspiratif ditulis oleh satu orang. Lagi pula, siapa yang akan baca buku kisah inspiratif yang saya tulis sendiri. Saya bukan siapa-siapa.

Akhirnya kesempatan menulis datang. Tahun 2021 menjadi tahun yang berbeda tak banyak buku yang saya tulis. Tapi, pada bulan Agustus ada tawaran menarik di Instagram dari sebuah penerbit untuk menulis kisah inspiratif seorang ibu dengan tema jumplitan seorang ibu di rumah.
Karena tahun 2021 memang menjadi tahun “jumpalitan” bagi saya, akhirnya saya coba tulis tentang diri saya sendiri sebagai ibu di rumah yang junpalitan. Tulisan saya masuk untuk dibukukan. Akhirnya, di bulan Agustus 2021 buku  berjudul SUPER EMAK terbit. Buku ini tergabung dari puluhan penulis, saya menjadi salah satunya. Dari segi ekonomi ya buku ini memang belum “menjual” tapi paling tidak dengan adanya buku ini saya pernah menulis kisah inspiratif dan semoga kisah saya menginspirasi pembaca.

Bulan berikutnya, bulan September, ada tawaran menarik lagi dari penerbit yang sama di Instagram yaitu untuk menulis kisah tentang ayah dan saya pun kembali menulis dan tulisan saya lolos untuk dibukukan. Di bulan September 2021 terbitlah buku kisah inspiratif kedua  berjudul SUPER BAPAK PAHLAWANKU.

Lalu bulan berikutnya, ada yang menarik lagi bagi saya, masih dari penerbit yang sama. Diawali dengan mengikuti seminar parenting via Zoom, dilanjutkan dengan tawaran menulis tentang parenting. Saya turut serta menulis dan tulisan saya lolos kurasi untuk dibukukan. Jadilah, di bulan Oktober 2021 terbit buku ketiga dengan judul BUNDA DAN SEJUTA KISAH ANANDA.

Inilah ketiga buku itu. Satu bulan satu buku berturut-turut selama tiga bulan, luar biasa bagi saya.

Bagi saya sendiri ini salah satu hasil karya di tahun 2021. Dalam 1 bulan bisa terbit 1 buku dan berturut-turut selama tiga bulan. Jadinya ada tiga 3 buku kisah inspiratif yang terbit.
Apakah ini termasuk pencapaian di tahun 2021? Mungkin. Silakan pembaca sendiri yang menilai.

Sabtu, 1 Januari 2022

#bukuantologi #kisahinspiratif #parenting #paskalinaaskalin #haripertama2022

Yuks, tinggalkan komentar dan email di website ini. Ada 2 hadiah menarik untukmu. Apa hadiahnya? Bisa pilih, mau totebag kanvas atau tas ransel polos. Setelah berkomentar, silakan share salah satu tulisan dari website ini di FB dan tag/mention FB Paskalina Askalin. Mekanisme pemilihan pemenang, jika hanya dua orang berkomentar selama bulan Januari 2022, otomatis dapat hadiahnya. Jika lebih dari dua akan dilakukan pengundian. Pengiriman hadiah khusus wilayah Indonesia.

3 thoughts on “Menulis Buku Kisah Inspiratif Satu Bulan Satu Buku”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *