Persiapan Anak Masuk SD: Bisa Membaca dan Berhitung Saja Tidak Cukup

#persiapanmasuksd #keterampilansosial #latihansoalmasuksd

Tidak terasa tahun ajaran 2022/2023 sudah berjalan setengah tahun. Itu artinya semester 1 sudah terlewati. Anak-anak sekolah mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas, saat ini sudah atau akan menikmati liburan akhir semester sekaligus liburan akhir tahun.

Kakak Kenan berlibur di rumah Simbah.

Anak-anak yang duduk di TK B, mereka sudah harus mempersiapkan diri menuju bangku sekolah dasar.

Persiapan apa yang sudah Ayah Bunda lakukan untuk anak yang mau masuk sekolah dasar?

Sekolah taman kanak-kanak tentunya berbeda dengan sekolah dasar. Anak-anak yang akan memasuki jenjang sekolah dasar perlu disiapkan secara materi melalui latihan soal dan secara mental melalui cerita.
Meskipun secara teori dan sempat menjadi perbincangan jika anak-anak di sekolah taman kanak-kanak tidak diperkenankan belajar calistung. Anak-anak akan belajar calistung di sekolah dasar, begitu teorinya. Tapi pada kenyataannya saat anak-anak duduk di TK B, orang tua mengharapkan anak-anaknya sudah bisa membaca menulis dan berhitung atau calistung. Bahkan jika ada anak yang belum membaca, orangtua berharap sekolah bisa memberikan les atau pelajaran tambahan calistung.
Persiapan pertama yang biasa dilakukan oleh orangtua adalah memastikan anak sudah bisa calistung, membaca, menulis, dan berhitung.

Namun, bisa calistung saja ternyata tidak cukup. Orangtua harus membekali dua hal berikut ini.

Pertama, bekali anak pemahaman keterampilan sosial. Keterampilan sosial adalah kemampuan individu untuk berkomunikasi efektif dengan orang lain baik secara verbal maupun nonverbal sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada pada saat itu. Melalui keterampilan sosial yang dimilikinya anak mampu berkomunikasi dengan teman-teman di lingkungan sekolahnya yang baru. Mengingat banyak anak-anak yang masuk SD saat pandemi dan harus sekolah daring penuh 1 hingga 2 tahun, dapat menyebabkan ada anak yang kurang mampu berinteraksi baik dengan temannya. Sebagai contoh, anak tidak bisa berbagi dengan teman dan tidak bisa bekerja sama dalam kelompok. Jadi, sudahkah anak memiliki keterampilan sosial untuk memasuki jenjang sekolah dasar?

Baca juga: Apa itu Keterampilan Sosial dan Contohnya?

Kedua, bekali anak berbagai macam latihan soal masuk SD. Yang dimaksud latihan soal adalah latihan untuk mempersiapkan anak menghadapi varian soal di buku pelajarannya saat di SD. Jika ada buku Tematik milik kakaknya, anak dapat diajak berlatih dari buku Tematik. Jika tidak ada, orangtua dapat melatih anak dari buku-buku persiapan masuk SD.

Salah satu buku latihan persiapan masuk SD adalah buku 250 Soal Jadi Anak SD. Buku 250 Soal Jadi Anak SD bisa digunakan untuk melatih anak sebelum memasuki jenjang SD. Dalam buku ini sebenarnya ada 375 soal dengan varian soal yang akan membantu anak siap menghadapi soal-soal yang tentunya  berbeda dengan soal saat duduk di bangku SD.

Dua hal di atas perlu mendapat perhatian dari orangtua, supaya saat masuk ke jenjang SD, anak tidak menjadi rendah diri atau malu dengan situasi dan teman-teman barunya. Ayo, semangat Bunda dan Ayah, persiapkan si Kakak (si Adek) memasuki jenjang SD!

Visited 8 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *