Resensi Buku: Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1

#resensibuku #reviewbook #tokojajananajaib #zenitendo #nyonyabeniko #penerbitpop #imprintkpg #bukubaru #kumpulancerita #resensipaskalina

Kemalangan berubah jadi kebahagiaan. Kebahagiaan berubah jadi kemalangan.  Zenitendo memilih pembeli. Jika pembeli menjadi bahagia, Zenitendo-lah yang menang. Jika pembeli mengalami nasib malang, Zenitendo-lah yang kalah.

Nyonya Beniko, Pemilik Toko Jajanan Ajaib, Zenitendo

Minggu lalu, minggu pertama di bulan April saya melihat sekilas kover buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1. Entah mengapa saya langsung ingin membeli buku ini dan ingin membacanya. Mungkin, Nyonya Beniko, pemilik toko Zenitendo itu memiliki aura mistis yang mampu membuat siapa saja menatapnya langsung mampir ke tokonya atau beli bukunya. Ih kok jadi serem…

Aura Nyonya Beniko pada kover itu pun mengenai saya hingga membuat saya langsung membeli buku ini, mungkin hehehe.

Kemarin saya menyelesaikan membaca buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1. Jadi ingin membaca buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 2, semoga terbeli bulan depan. Semoga.

Buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1 adalah adalah buku pertama di tahun 2024 yang saya baca hingga selesai. Saya memang mentarget bawa buku ini harus selesai saya baca secepatnya kenapa karena saya ingin anak saya ikut membaca buku ini usia anak saya masih 9 tahun tapi menurut saya ketika sudah selesai membaca buku ini anak usia SD bisa membaca buku ini semua isinya aman untuk dibaca oleh anak usia SD.

Awalnya saya mengira buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo adalah sebuah novel. Saya keliru. Ternyata buku ini berisi beberapa cerita. Buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo adalah kumpulan cerita.

Dalam buku ini ada 6 cerita yang masing-masing memiliki keunikan, makna, dan akhir cerita yang berbeda-beda. Keenam cerita itu meliputi Permen Jeli Putri Duyung, Biskuit Binatang Buas, Es Berhantu, Pancing Kue Ikan, Cokelat Karisma, dan Pohon Pemasak.

Nyonya Beniko, pemilik toko jajanan ajaib Zenitendo, secara ajaib menuntun seseorang yang sedang “galau”, bermasalah, sedih, dan frustasi untuk datang berkunjung ke tokonya. Kemudian  memberikan jajanan ajaib dengan harga yang sesuai.

Cerita Permen Jeli Putri Duyung mengisahkan tentang anak perempuan 11 tahun bernama Mayumi. Mayumi sedang murung karena besok adalah pelajaran olahraga renang di sekolahnya. Mayumi tidak bisa berenang. Mayumi ingin besok tidak masuk sekolah saja. Dia berangan-angan bisa renang atau setidaknya tidak takut air.

Dengan berbagai pikiran itu Mayumi melangkah gontai dalam perjalanan pulang sekolah. Tiba-tiba, ia merasa dipanggil oleh seseorang. Mayumi pun mengangkat wajahnya. 

Mayumi berada di sebuah jalan pertokoan antara sekolah dan rumahnya. Selain karena itu jalan pintas ia juga suka suasana riang di sana. Karena itu, ia selalu melewati jalan tersebut. Ia sudah kenal setiap toko yang berderet di sepanjang jalan. Atau begitulah seharusnya.

Akan tetapi Mayumi menemukan sebuah toko yang belum pernah dilihatnya. Di ujung gang yang agak sempit di antara toko kroket dan toko makanan kering tampak sebuah toko jajanan. (hlm. 4)

Sampailah Mayumi di toko jajanan ajaib Zenitendo. Mayumi tertarik untuk memasuki toko itu. Jajanan-jajanan di toko itu seakan memancarkan aura “lain”, seolah menyembunyikan kekuatan istimewa baginya.

Setelah diamati baik-baik, nama-nama makanan yang dijual di situ bahkan juga agak aneh. Permen Mata Kucing, Cintailah Sampai Tulang: Permen Soda Kalsium Bentuk Tulang Permen Karamel Bekal Serdadu, Jus Koktail Kegelapan, Permen Karet Siluman, Cokelat Koin Perak, Kue Mochi Maneki-Neko, Gulali Warna Pelangi, Agar-agar Hantu Gemetar, Stik Tak Boleh, Permen Cangkang Kura-kura, Kaleng Tamasya, Bakpao Telur Walet, Keripik Kelelawar, dan masih ada lagi. (hlm. 6)

Bagi anak perempuan berusia 11 tahun di manapun, di seluruh ujung dunia manapun, masa usia yang penuh rasa ingin tahu, membaca nama-nama jajanan seperti di atas pastilah akan  tertarik untuk melihat dan membelinya. Begitu juga dengan Mayumi, dia semakin terdorong masuk ke toko  jajanan ajaib  Zenitendo.

Kegalauan Mayumi tentang pelajaran renang seakan “pecah”. Apalagi disambut oleh Nyonya Beniko, pemilik toko jajanan ajaib Zenitendo.

“Selamat datang di Zenitendo, toko yang hanya dapat ditemukan oleh orang beruntung yang sedang mencari keberuntungan. Permintaan pengunjung yang beruntung pasti akan Beniko ini kabulkan.”

Mendapat sambutan seperti itu membuat Mayumi heran sekaligus senang. Karena saat itu dia juga sedang mempunyai keinginan yang tidak mungkin dapat diwujudkan dengan cepat. Ketika ditanya tentang keinginannya Mayumi langsung menjawab dengan mantap, “Aku ingin bisa berenang.”

Mendengar jawaban Mayumi, Beniko mengambil kotak seukuran kotak pensil dari rak jajanan. Pada kotak itu tertera tulisan Permen Jeli Putri Duyung. Energi ajaib pada jajanan itu seakan sudah menghipnotis Mayumi. Dia sangat menginginkan kotak itu, apapun caranya.

Mayumi mendapatkan kotak Permen Jeli Putri Duyung dengan harga 10 yen. Mayumi mendekap dan membawanya pulang dengan bahagia.

Apakah Mayumi mendapatkan keinginannya? Apakah Mayumi akhirnya bisa berenang? Keajaiban apa saja yang ditemukan Mayumi pada kotak Permen Jeli Putri Duyung? Mayumi mungkin bisa wujudkan keinginannya jika membaca baik-baik kertas petunjuk pada kotak. 

Untuk bisa mengetahui akhir dari kisah Mayumi ini, Sahabat Pembaca harus baca buku ini. Akhir cerita Permen Jeli Putri Duyung ini dipenuhi ketegangan yang berakhir menarik. Sahabat pembaca, harus baca! 🤗

***

Buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1 ini bukan sekadar cerita fantasi atau misteri. Menurut saya cerita dalam buku ini memiliki banyak pesan bermakna bagi pembacanya. Jadi buku ini saya rekomendasikan untuk dibaca oleh pembaca semua usia, baik  anak-anak, remaja, maupun dewasa.

Beberapa pesan bermakna itu, misalnya sebelum memakan atau menggunakan jajanan ajaib baca petunjuknya dengan saksama supaya apa yang diharapkan dapat tercapai. Saya rasa hal ini sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita sering tergesa-gesa mengonsumsi atau menggunakan suatu barang tanpa membaca petunjuknya terlebih dahulu. Ketika terjadi kesalahan barulah kita sadar kesalahan kita dan menyesal. Mengapa kita tidak membaca petunjuknya terlebih dahulu?

Toko jajanan ajaib hanya bisa dikunjungi satu kali oleh setiap orang sesuai keinginan Nyonya Beniko. Tidak bisa membeli jajanan ajaib untuk kedua kalinya. Keberhasilan dan kelanggengan hasilnya tergantung pada si pembeli jajanan ajaib.

Jajanan ajaib mampu mewujudkan keinginan seseorang. Tetapi ketika keinginan itu telah terwujud, tetaplah “membumi” artinya tetap rendah hati dan tidak sombong. Jika terjadi sebaliknya, harus siap kembali seperti semula, seperti saat sebelum mendapatkan jajanan ajaib dari toko jajanan ajaib Zenitendo.

Apakah dalam cerita buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1 ada cerita hantu? Ada. Saya tergesa membacanya, takut😆. 

Cerita ketiga berjudul Es Berhantu. Pasti ada hantu-hantunya, saya agak seram mengisahkannya. Yuk langsung baca buku ini, Sahabat Pembaca! Meski ada hantu, tetap masih aman dibaca oleh usia anak. 

Ditulis oleh Paskalina Askalin 

Data Buku

Judul: Toko Jajanan Ajaib, Zenitendo 1

Penulis: Reiko Hiroshima

Ilustrator: Jyajya

Penerbit: Penerbit POP, Imprint KPG

Cetakan: keempat, 2024

Harga: Rp 70.000

Visited 38 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *