Sebuah Kisah : Gula

#day6 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro

Ini kisah tentang perjalanan GULA. Gula yang manis, warnanya putih, dialah si gula pasir. Gula memiliki perjalanan berbeda-beda. Inilah kisah-kisah perjalanan si gula pasir.

Kisah pertama, gula tiba di sebuah warung. “Aku akan bermanfaat di sini. Aku akan bercampur dengan teh dan kopi sehingga membuat rasa MINUMAN TEH DAN KOPI semakin enak.”

Kisah kedua, gula tiba di sebuah rumah. Sang pemilik rumah berniat membuat kue dengan campuran gula yang lumayan banyak. “Aku akan membuat kue pemilik rumah ini seenak KUE termahal.”

Kisah ketiga, gula tiba di sebuah pasar malam.  “Aku akan membuat pasar malam semakin semarak dengan kehadiranku. Aku akan membuat ARUM MANIS yang enak sekali.”

Kisah keempat, gula tiba di sebuah rumah sederhana sekali. Di dalam rumah itu ada seorang lelaki sedang membuat gulali rambut nenek. “Aku bisa berubah wujud menjadi mirip seperti RAMBUT NENEK.”

Kisah kelima, gula tiba di depan sebuah sekolah dekat seorang penjual permen gulali. “Bersama pedagang ini, aku akan membuat PERMEN GULALI yang enak dan unik.”

Kisah gula masih panjang, Anda bisa melanjutkan kisahnya sesuai dengan manfaat yang Anda peroleh.

Kisah ini hanya sebuah kisah…….

 

21 Juni 2017

#paskalinaskalin

#sayapenulis

#konsisten

 

Menulis Buku Harian

Masih cocokkah menulis buku harian saat ini?

Menulis buku harian, bukan berarti harus menulis di buku dan hanya dibaca oleh diri sendiri. Menulis buku harian pada masa  kini bisa dilakukan dengan cara menulis di fasilitas note telepon pintar, menulis di laptop, di blog, dan sebagainya.

Menulis buku harian atau agenda harian adalah salah satu kegiatan menulis yang selalu saya lakukan setiap hari. Saya tidak pernah melewatkan untuk menulis aktivitas yang saya lakukan setiap hari dan karena kini ada Kenan, saya selalu menulis tentang Kenan setiap hari. Sejak Kenan lahir, saya menulis semuanya tentang Kenan dan memotretnya setiap hari.

Jika saya tidak menulis tentang Kenan, rasanya seperti utang yang tak terbayar. Ketika saya kehabisan waktu, saya akan menulis di hari berikutnya.
Continue reading

Karakter Anak : Mandiri (Kemandirian)

Pengalaman saya sebagai seorang ibu….

Mandiri adalah dalam keadaan bisa berdiri sendiri atau tidak bergantung pada orang lain (KBBI). Mandiri bisa diterapkan sejak dini melalui kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan berulang.

Hal yang sangat sederhana jika dilatihkan terus-menerus akan membuat anak menjadi mandiri. Misalnya memakai sandal sendiri, makan sendiri, membawa tas sendiri, membereskan mainan sendiri, dan sebagainya.
Continue reading

Penting Bagiku, Pendidikan Karakter itu

​#day3 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro 

Penting bagiku untuk mengajari anakku SOPAN SANTUN.

Penting bagiku untuk menyuruh anakku katakan TERIMA KASIH.

Penting juga bagiku untuk menyuruh anakku mengalah, ketika berebut mainan.

Penting bagiku untuk mengajari anakku menyapu halaman.

Penting bagiku untuk mengajari anakku peduli pada lingkungannya.
===============

Sopan santun dan ucapan terima kasih adalah bagian dari pendidikan karakter. Jangan salahkan anak ketika dia tidak sopan padamu, jangan marahi anak ketika dia tidak pernah ucapkan terima kasih. Tetapi… tanya pada diri sendiri, pernahkah mengajari anak sopan santun? Pernahkah mengajari anak cara mengucapkan terima kasih.

Pendidikan karakter tidak muncul sebagai gen bawaan keturunan. Ketika Anda sudah merasa menjadi seseorang yang berperilaku baik, belum tentu menurun pada anak Anda hingga bisa berperilaku baik. Karakter harus ditanamkan dan dicontohkan pada anak Anda. Pendidikan karakter bukan perintah. Karakter harus tertanam dari hati hingga bisa menyerap hingga seluruh sanubari. Sehingga ketika Anak dewasa karakter itu akan menjadi bagian dari hidupnya. 
18 Juni 2017

#paskalinaaskalin

#sayapenulis

Kenan dan Kereta

Dulu dan sekarang masih sama, ternyata. Kata mereka dulu ketika saya kecil paling hobi lihat kereta lewat. Dan sekarang, anak saya pun sama, seharian ini bolak-balik ke dekat rel kereta untuk menikmati pemandangan kereta lewat dari jarak dekat.

Bukan sebuah kebiasaan bagus, saya sadari itu. Kewaspadaan harus  menjadi prioritas. Melihat kereta dari jarak dekat (kurang dari 5 meter) adalah sebuah bahaya. Harapan saya ini hanya terjadi hari ini. Besok Kenan mulai terbiasa dengan keadaan di sini, terbiasa dengan deru kereta yang lewat setiap beberapa menit sekali.
Continue reading

​Sebuah Perjalanan: Kertajaya

#day1 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro

Setelah sekian lama, hari ini aku melakukan mudik Lebaran ke Bojonegoro. Ini bukan sebuah kebiasaan, demi silahturahmi keluarga, demi keinginan ibuku.
Mudik Lebaran, aku menamainya sebuah kisah PULANG.

Aku lahir di kota kecil ini. Aku menyelesaikan sekolah dasarku, kelas VI di SD Klangon 1 Bojonegoro, dan aku menyelesaikan SMP-ku di SMPN 2 Bojonegoro. Banyak kisah dan cerita selama 4 tahun aku di Bojonegoro. Tetapi kisahku belum terjalin lagi hingga saat ini. Kisahku hanya milikku sendiri.

Bojonegoro adalah kota kelahiranku, kota kelahiran ibuku dan juga adikku. Bojonegoro, kota kecil tempat aku pulang ketika aku merantau kuliah di Yogyakarta. Bojonegoro, melukis indah di ingatan dan hatiku.

Sekarang, aku pulang. Membawa serta buah cintaku. Ini kepulanganku yang kedua, setelah 2 tahun lalu, aku membawa serta buah hatiku pulang.

Anakku kini akan memiliki kisahnya sendiri tentang Bojonegoro.

16 Juni 2017

#paskalinaaskalin

#sayapenulis