Dilema Ibu (Menulis) di Rumah

Ketika saya memutuskan diam (kerja menulis) di rumah dan tak ingin terikat kontrak menjadi karyawan di mana pun serta saya ingin lebih banyak waktu untuk anak lanang, saya tahu ada banyak sekali risiko dan tantangannya. Risiko pertama adalah saya tidak punya penghasilan tetap. Lalu tantangannya lebih pada bagaimana saya menguasai diri, mengatur waktu, antara menemani anak lanang dan pekerjaan editing tiba-tiba serta keinginan menulis.

Continue reading

Anak Aktif Suka Membantu

Ayah, Kenan aja yang palu
Ayah, Kenan aja….
Ayah, Kenan aja….
Bunda, Kenan yang goreng telur
Bunda, Kenan aja….
Bunda, Kenan aja….

Begitu Kenanutama Sinduaji yang kini berusia 4,5 tahun. Semua pekerjaan di rumah maunya dia yang kerjakan.

Ketika seorang anak usia 4-5 tahun membantu kegiatan di rumah, sebenarnya sama saja dengan memperlama pekerjaan itu selesai. Kadang, saya tidak bisa menahan marah karena pekerjaan yang seharusnya selesai cepat malah jadi tidak selesai bahkan jadi berantakan. Saya rasa ini dialami oleh semua orang tua yang miliki anak balita. Continue reading

Ibu di Rumah: Membacakan Buku untuk Anak (Batita, Balita)

“Ayo, masuk kamar. Mau dibacain buku apa?” Begitulah ajakan saya setiap malam ketika mau tidur. Bahkan ketika Kenan tidak mau tidur, rayuan membaca buku ini dan itu, bisa membuatnya menurut untuk masuk ke kamar.

Setiap malam, mulut saya harus siap membacakan paling sedikit 2 cerita atau dua buku bergambar. Nah, kebetulan beberapa hari ini, buku saya menjadi pilihan pertama untuk dibacakan. Saya senang sekali bisa memikat hati anak lanang melalui buku karya saya sendiri.

Continue reading